Anggota Opsnal Polsek Tabang berhasil mengamankan pelaku yang diduga melakukan pembantaian beruang madu di Desa Tukung Ritan RT 01, Kecamatan Tabang, Sabtu (26/9/2015) sekitar pukul 08.00 Wita.
Malam sebelumnya, anggota sudah mengetahui keberadaan tiga pelaku. Oleh karena itu, pihak Polsek Tabang meminta kerja sama orangtua kedua pelaku untuk membawa anak mereka ke rumah Ronal Cristoper pada pagi tadi.
"Orangtua kedua pelaku memastikan anak mereka tidak akan melarikan diri," kata AKBP Handoko, Kapolres Kukar melalui Kapolsek Tabang Iptu Yunus Tanjung, sore tadi.
Setelah ketiga pelaku berkumpul, anggota membawa mereka ke Polres Kukar sekitar pukul 09.00 Wita.
Dari keterangan sementara, menurut Ronal, dia menemukan beruang madu sudah mati terkena jerat babi.
Saat itu, dia dan kedua temannya sedang mencari ikan di sungai yang kering, jaraknya 60 km dari rumahnya di Desa Tukung Ritan.
Ia menemukan beruang sudah mati dalam jerat yang dipasang seseorang. Baunya sudah membusuk.
Beruang itu ditemukan di pinggir sungai yang dipenuhi karang. Dia lalu membelah bagian perut beruang tersebut.
"Lalu iseng, seorang rekannya mengambil gambar saat membelah perut beruang itu. Foto itu di-posting ke Facebook," ujar Tanjung.
Saat ini, Polres Kukar masih memeriksa ketiga pelaku. Ketiga pelaku tiba di Polres Kukar sekitar pukul 18.00 Wita, dengan diantar dua anggota Polsek Tabang.
Berita ini bersumber dari : kompas.com