Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman geram dengan laporan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) yang mencatat 488 PNS tidak masuk kerja, Jumat (24/9).
Usmar pun mengancam akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pegawainya yang indisipliner. “Kami menunggu laporan dari Inspektorat karena itu sudah menjadi ketetapan, hari senin ada laporannya,” tandansya seperti yang dikutip Radar Bogor (Jawa Pos group).
Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor, Jawa Barat, Ida Priatni mengatakan, pihaknya tidak langsung mengambil tindakan terhadap PNS indisipliner. Menurutnya, tindakan tegas harus dilakukan masing-masing pimpinan satuan kerja perangkat daerah(SKPD).
“Sepanjang tidak ada yang melaporkan masih tanggung jawab SKPD, kalau memang izin, ya harus ada informasi, kalau cuti juga harus ada alasannya,” tuturnya.
Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman geram dengan laporan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) yang mencatat 488 PNS tidak masuk kerja, Jumat (24/9).
Usmar pun mengancam akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pegawainya yang indisipliner. “Kami menunggu laporan dari Inspektorat karena itu sudah menjadi ketetapan, hari senin ada laporannya,” tandansya seperti yang dikutip Radar Bogor (Jawa Pos group).
Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor, Jawa Barat, Ida Priatni mengatakan, pihaknya tidak langsung mengambil tindakan terhadap PNS indisipliner. Menurutnya, tindakan tegas harus dilakukan masing-masing pimpinan satuan kerja perangkat daerah(SKPD).
“Sepanjang tidak ada yang melaporkan masih tanggung jawab SKPD, kalau memang izin, ya harus ada informasi, kalau cuti juga harus ada alasannya,” tuturnya.
Baca juga : Harpitnas, 488 PNS Bogor Bolos Berjemaah
Berita ini bersumber dari : jawapos.com
Baca juga : Harpitnas, 488 PNS Bogor Bolos Berjemaah
Berita ini bersumber dari : jawapos.com
