Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan tanggal 9-27 November 3 juta guru wajib ikut uji kompetensi guru (UKG). Tes terulis UKG akan menggunakan 5.000 lokasi uji komptensi (TUK) di seluruh provinsi.
"Bulan depan, pemerintah akan menguji ulang kompetensi para guru Indonesia. Uji Kompetensi Guru (UKG) online akan dihelat pada 9-27 November, sedangkan UKG offline digelar pada 24 November secara serentak di 156 sekolah di 10 provinsi,” kata Kasubdit Perencanaan Kebutuhan, Peningkatan Kualifikasi, dan Kompetensi Dirjen GTK Kemdikbud, Santi Ambarukmi di Jakarta, Jumat (16/10)
Santi mengatakan, tempat UKG akan diseleksi lagi, di sekolah yang memenuhi kriteria tempat uji kompetensi (TUK).
"Hingga saat ini sudah terdaftar 4.145 sekolah dari 5.000 sekolah yang akan digunakan untuk TUK online," terangnya.
Santi menambahkan, pengawasan UKG online dilakukan operator yang bertindak sebagai administrator. Mereka sudah dilatih di masing-masing TUK. "Untuk online, soalnya pasti berbeda-beda. Guru juga tidak boleh membawa apa-apa karena semua sudah disiapkan.
Sedangkan UKG offline, usai ujian, soal akan langsung dimusnahkan di hari yang sama, baik dengan alat pemotong kertas atau dibakar," imbuhnya.
Berita ini bersumber dari jawapos.com
