Situs Media Online Mengenai Berita dan Info Terkini

Bandung Mendeklarasikan Diri Sebagai Kota Pendidikan Inklusi

Bandung Mendeklarasikan Diri Sebagai Kota Pendidikan Inklusi

Assalamu’alaikum wr.wb.

Bapak dan Ibu Guru serta rekan-rekan seprofesi yang terhormat, Kota Bandung mendeklarasikan diri sebagai Kota Pendidikan Inklusi. Deklarasi yang dihadiri guru dan kepala sekolah se-Kota Bandung itu dipimpin Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Pria yang akrab disapa Emil itu berharap agar Bandung menjadi percontohan sekolah inklusi di Indonesia. Saat ini, ada 46 SD sampai SMA/SMK yang telah mulai menerima anak dengan disabilitas (ADD).

"Semua sekolah di Bandung mulai tahun ini tidak boleh tidak menerima siapa pun, khususnya yang berkebutuhan khusus. Kalau sekolah masih bingung caranya, bisa merujuk ke sekolah tadi," kata Emil di SMA Santo Aloysius, Komplek Batununggal, Kota Bandung, Senin (26/10/2015).

Emil mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi bagi sekolah yang kedapatan menolak anak dengan kebutuhan khusus tanpa alasan tak jelas.

"Kami rumuskan peraturannya. Kalau ada sekolah yang tidak mau menerima dengan alasan tidak jelas, kita beri ketegasan. Kalau (sekolah) negeri, kita kontrol kepala sekolahnya," ungkap Emil.

Dia menilai, pada dasarnya, manusia lahir dengan keunikan masing-masing. Jangan sampai, kata Emil, perbedaan keunikan itu jadi standar diskriminasi pendidikan.

"Dulu karena keterbatasan dia yang berkebutuhan khusus sekolah jauh, sekarang sekolah di mana saja bisa. Kalau (sekolah) yang rujukan bisa (terima), kenapa yang lain enggak?" kata dia. (Sumber : tribunnews)

Demikian informasi ini disampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Bandung Mendeklarasikan Diri Sebagai Kota Pendidikan Inklusi