Seiring meningkatnya, tingkat kesejahteraan guru setelah adanya program sertifikasi. Namun tidak berkorelasi positif terhadap minat baca terhadap buku. Hal itu dilihat dari masih minimnya koleksi buku bacaan yang dimiliki.
Menyikapi hal itu, Bupati Moh Dachirin Said meminta para tenaga pendidik agar menjadikan buku sebagai kebutuhan pokok. Sikap positif ini bisa dimulai dari lingkup terdekat yakni keluarga dan tempat bertugas mereka sehari-hari. “Minat baca masyarakat memang masih rendah. Apalagi riset yang pernah saya lakukan terhadap sejumlah guru ternyata sangat sedikit yang memiliki koleksi buku bacaan. Itu terlihat dari isi bufet (almari) bukannya berisi buku, tapi malah gelas,” ujarnya saat membuka pameran buku murah di kompleks Alun-alun Demak, Kamis (15/10).
Bupati berharap Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) dapat mengarahkan para guru dan pelajar agar dapat memaksimalkan kegiatan pameran buku tersebut. Untuk diketahui bahwa minat masyarakat membaca buku masih terbilang rendah. Hal itu ditunjukkan dari jajak pendapat yang dilakukan organisasi PBB untuk pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan (Unesco)
Berita ini bersumber dari suaramerdeka.com
