Situs Media Online Mengenai Berita dan Info Terkini

MenPAN-RB Buka Peluang Untuk Kaum Difabel Menjadi PNS

MenPAN-RB Buka Peluang Untuk Kaum Difabel Menjadi PNS

Assalamu’alaikum wr.wb.

Bapak dan Ibu Guru serta rekan-rekan seprofesi yang yang terhormat, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bakal membuka peluang untuk masyarakat berkebutuhan khusus atau difabel menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Kami yang berada di pemerintahan memberikan dukungan dalam perhatian kepada yang berkebutuhan khusus agar mendapatkan kesempatan yang sama dengan yang lain," ujar Yuddy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (25/10).

Dia menegaskan masyarakat berkebutuhan khusus mendapatkan peluang yang sama dengan masyarakat lainnya untuk menjadi PNS. Yuddy mencontohkan salah satu penyandang tuna netra yang sudah diangkat menjadi PNS di lingkungan DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

"Secara umum tidak ada kebijakan pemerintah yang membedakan anak berkebutuhan khusus untuk menjadi PNS. Sebagai bukti, kami juga telah memproses seorang guru tuna netra di DKI Jakarta menjadi PNS," kata Yuddy.

Yuddy juga sempat berbincang dengan anak berkebutuhan khusus, Nadira yang juga seorang Sarjana Hukum Ekonomi dari Universitas Indonesia. Nadira mengatakan selama ini anak berkebutuhan khusus sulit mendapatkan pekerjaan karena adanya diskriminasi pada saat proses pemeriksaan kesehatan.

"Seolah-olah penyandang disabilitas adalah sebuah penyakit, sebenarnya tidak seperti itu," kata Nadira.

Nadira mengakui selama ini pemerintah sudah mengakomodasi para penyandang difabel untuk masuk dalam recruitment CPNS melalui jalur khusus. Namun, hal tersebut perlu ditingkatkan kembali agar ke depannya tidak akan lagi ada perbedaan bagi penyandang disabilitas saat melamar menjadi PNS.

Yuddy menjelaskan sudah seharusnya orang yang memiliki kebutuhan khusus seperti Nadira harus diberikan penempatan dalam pekerjaan. Dia juga mengimbau agar pihak yang menyediakan peluang pekerjaan, seperti pemerintah, BUMN, maupun swasta, untuk tidak memberikan perlakuan berbeda terhadap kaum difabel.

"Nadira bisa lulus menjadi sarjana dengan nilai hampir cumlaude, ini belum tentu orang lain mampu. Jadi sudah semestinya tidak ada perbedaan dalam memberikan kesempatan menempati posisi dalam pekerjaan," pungkas dia. (Sumber : merdeka.com)

Demikian informasi ini disampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : MenPAN-RB Buka Peluang Untuk Kaum Difabel Menjadi PNS