Tidak seperti hari pertama dan hari kedua, banyak peserta Uji Kompetensi Guru (UKG) tahap II di hari ketiga tidak hadir. Berbagai alasan mereka kemukakan, di antaranya karena sudah tua, sebentar lagi akan pensiun, atau UKG dianggap tidak berpengaruh terhadap tunjangan, dan pusing bila harus menghadapi soal dalam media komputer.
"Sudah tua gini nak (wartawan,red) masa harus ikut UKG. Ibu ini sudah puluhan tahun mengajar dan sudah banyak anak didik yang berhasil sudah sukses jadi orang besar. Lagian sebentar lagi ibu mau pensiun, enggaklah ikutan UKG," kata salah satu guru senior yang sebentar lagi akan memasuki masa pensiun.
Sementara menurut Pengawas dari LPMP Provinsi Kepri Fadila Hirba, yang bertugas mengawasi jalannya UKG di SMAN 1 Batam, pelaksanaan UKG di sekolah tersebut dijadwalkan diikuti 213 peserta. Namun hingga hari terakhir kemarin banyak yang tak hadir tanpa alasan apa pun.
"Untuk yang absen tak ada konfirmasi kepada kami dari peserta. Padahal hari ini kami buka hingga sesi ketiga. Namun hingga sore tidak ada lagi yang datang. Setelah ini semua dokumen akan kami setorkan kepada Kemdikbud untuk pendataan verifikasi penilaian," ujar Fadila.
Sejauh ini pelaksanaan UKG berjalan lancar. Hanya beberapa peserta yang memerlukan bimbingan lebih mengenai kecakapan IT. Petugas operator IT dari SMAN 1 Batam Michelle Firsta, yang ditemani dua rekannya Hanafi dan M Halim Syahbandi, mengatakan hanya 10 persen dari total peserta UKG yang memerlukan ketelatenan bimbingan saat latihan.
"Rata-rata mereka sudah bisa menguasai kecakapan komputernya, hanya beberapa seperti kembali ke menu soal setelah menjawab soal sebelumnya, tapi setelahnya mereka sudah menguasai," terangnya.
Dikatakan Fadila, bahwa nilai KKM rata-rata dari peserta UKG standar saja. "Yang paling tinggi ada yang mendapat nilai 7,1, yang terendah 2,5 dari 100 soal yang diberikan. Nilai KKM standar yang ditentukan adalah 5,5," terangnya.
Dan pada kesempatan kali ini saya juga ingin berbagi khususnya untuk para guru yang ingin membutuhkan perangkat pembelajaran Kurikulum 2013, dapat mengunjungi web RPP SMP Kurikulum 2013 yang berpusat di Jakarta. Demikian info ini yang dapat disampaikan semoga bermanfaat. (Sumber : okezone)
